Kelebihan velg palang merk vrossi menurut biker indonesia

Plus minus Kelebihan velg palang merk vrossi menurut biker. Kelebihan dan kekurangan salah satu produk velg aftermarket yakni vrossi menurut warganet.

Velg v rossi ini memang sepintas hampir sama dengan nama valentino rossi namun ini bukan produk itali. Yang jelas velg aftermarket ini bisa dijadikan alternatif jika ingin melakukan modifikasi kaki-kaki. Oleh karena itu monggo disimak kelebihan dan kekurangan velg palang merk vrossi bedasarkan biker di indonesia.

Diskusi bermula dari pertanyaan warganet di group facebook bekakas pada tanggal 01 januari 2019. “sore mbah. Disini ada yang pake velg rossi palang? Review nya dong buat ngebut dan jalan jelek, bergelombang dan lain sebagainya” tanya gilang gogol prasetya II di group bekakas (bergejil suka motor bekasi). Yulian menanggapi sekilas postingan diatas. “Rossi velg racning jangan beli, ngeri, apalagi buat depan” terangnya.

Beberapa warganet menanggapi postingan diatas. “Saya sih ga rekomen. Kebetulan dulu pernah pake sebentar di tiger. Ringkih, ga presisi di rumah lahernya, dan mayan berat. Lebih baik macam chemco, daytona, daichi. Kualitas ga bohong, ada harga ada rupa. Kalau ga ada dana, standard is the best ” ujar Andika Dimas.

Sementara warganet lain menonjolkan keunggulan velg vrossi tersebut. “Klo rossi jari” tapi pke ukuran ban gede insha allah aman mbah cmiiw ” terang Cahya Daru. Hal serupa juga diamini oleh Reza Wisnu Aji, “Aman, presisi dan cukup kuat buat handle 36 hp sunatan ” tuturnya. “Ini Rossi xd 3.50inc mbah, dah ampir 3 taun skrg namanya ganti jd sprint xd wkwk ” ujar Libriya Permana. Eka Ferboes Ristiana turut berkomentar, “Gejil pake dan jual mbah murah, keren, dan mantep ” terangnya. Testimoni serupa disampaikan oleh Muhammad Zaky Aznan Habibie, “Vrossi venom mars awet mbah dipake offroad di merapi ” tuturnya.

Krisna Affandi juga mengacungi djempol velg vrossi ini. “Vrossi bagus kok mbah.. saya pake di supra dikontur jalan yg semi off road aman sampe sekarang dulu pake tahun 2012..”tuturnya. Dodi Andriawan juga turut memberikan testimoninya. “saya pake di karisma sejak 2005 sampe sekarang.. masih dipake.. cuma rumah bearingnya udah mulai oblak.. boros bearing ” ujarnya. “Pake v rossi uda di Vixion hampir 3 tahun aman,padahal katanya ringkih toh saya buktikan sendiri di segala medan juga ga masalah yg sering masalah malah bosh arm ” pungkas Maulana Rahmaddaani.

Itulah sedikit penjelasan tentang kelebihan dan kekurangan velg palang merk vrossi menurut biker di indonesia. Sekilas harga velg variasi V rossi ini dibanderol kisaran 200 ribu hingga 1 juta tergantung ukuran dan dimensi.

Motor Terbaru Hadir Di GIIAS 2018

Motor Terbaru Hadir Di GIIAS 2018

Motor Terbaru Hadir Di GIIAS 2018 – Ajang Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2018 menampilkan berbagai macam jenis kendaraan terbaru dari produsen.

Bukan hanya roda empat saja yang di tunjukan, bahkan ada juga beberapa kendaraan roda dua terbaru.

Di ajang ini, terhitung ada delapan motor terbaru yang ikut hadir. Ada yang berjenis skutik, cruiser, sampai adventure. Berikut ini motor terbaru di GIIAS 2018.

1. Honda Super Cub C125

Super Cub C125 tampilannya begitu memikat. Sekilas persis Honda bebek zaman dulu. Lampu depan bulat, stang berbentuk sayap burung dan bodi tanpa sudut jadi ciri khas. Pemilihan warnanya juga tidak kalah istimewa. Bodi dicat biru dan putih, sementara jok tampil mentereng dengan balutan merah.

Meski retro tapi Honda sudah membekali C125 dengan fitur modern berlimpah. Ada sistem pencahayaan LED, remote pintar dengan answer back system dan alarm, bahkan panel instrumen kombinasi analog serta digital. Menggendong mesin berkapasitas 125 cc dengan sistem penyemprotan bahan bakar injeksi. Honda Super Cub C125 produksi Thailand ini dijual Rp 55 juta (OTR Jakarta).

2. Suzuki GSX150 Bandit

Ada konsumen yang kurang puas dengan sosok GSX-S150 sebagai motor naked sport. Suzuki kemudian menerima masukan mereka, menggodoknya kembali dan melahirkan GSX150 Bandit. Ada beberapa bagian direvisi, misal, desain lampu depan dan belakang yang justru kini mengadopsi dari Satria F150. Jok juga dibuat tandem agar nyaman berboncengan.

Suzuki mengklaim dengan penyegaran itu, GSX150 Bandit tampil sebagai motor yang berbeda dari GSX-S150. Bandit dijanjikan lebih nyaman ditunggangi berdua, segmentasinya juga untuk konsumen lebih dewasa. Sayang, untuk harga belum ada informasi resmi. Di GIIAS 2018, Suzuki cuma memperkenalkannya.

3. Benelli Motobi 200 Evo

Sebagai brand Italia yang kurang terdengar namanya, Benelli cukup agresif di pasar otomotif tanah air pada tahun ini. Mereka meluncurkan cruiser retro, Motobi 200 Evo di GIIAS 2018. Padahal sebelumnya di Jakarta Fair Kemayoran (JFK), produk retro lain bergaya cafe racer sudah dilahirkan: Motobi 152.

Motobi 200 Evo istimewa karena meski tampilannya retro, tapi punya berbagai fitur modern. Panel instrumen sudah digital, cakram tersemat di kedua roda, serta suspensi belakang jenis tabung. Jantung mekanis motor anyar Benelli ini berkapasitas 197 cc. Harganya Rp 30,8 juta (OTR jakarta).

4. KTM RC200

Motor Sport full fairing ini tampil beda dengan pilihan warna baru yang lebih eksklusif, hitam. Meski begitu, tidak lantas seluruh tubuhnya dicat hitam. KTM masih menyisakan ruang untuk kelir oranye di beberapa sisi, selaku warna khas pabrikan Austria.

Soal spesifikasi, KTM RC200 tidak ada yang berubah. Masih mengandalkan mesin 199,5 cc satu silinder berpendingin cairan. Jantung mekanis ini bisa mengeluarkan tenaga maksimal 25,8 PS. Bila Anda tertarik, harganya RP 43,5 juta (OTR Jakarta).

5. BMW F850GS

Buat Anda yang berpikir R1200GS terlalu besar dan kemahalan, maka F850GS bisa jadi alternatif. Motor adventure anyar ini punya desain tubuh ramping serta jauh lebih ringan. Kemudian kapasitas mesin cuma 853 cc. Harga Rp 549 juta (OTR Jakarta).

F850GS pun menurunkan berbagai fitur milik R1200GS yang meningkatkan rasa percaya diri ketika bertualang. Sebut saja anti-lock braking system (ABS) Pro, DTC PPro, Dynamic ESA, Anti-hoping Clutch serta Shift Assist Pro. Ada pula lima mode berkendara: rain, road, dynamic, enduro dan enduro pro. Tidak terlewat, panel instrumen TFT yang mampu terintegrasi smartphone.

6. Honda CRF1000L Africa Twin Adventure Sport

Varian terbaru dari Honda CRF1000L Africa Twin ini diklaim lebih pas untuk melewati berbagai jalan non aspal. Terutama karena kemunculan fitur tambahan, seperti bodi protector yang berbentuk besi melingkar untuk melindungi fairing dan lampu. Ada pula skid plate sebagai pelindung mesin bagian bawah. Tangki bahan bakar ukurannya diperbesar jadi 24,2 liter.

Suspensi depan juga dibuat lebih jenjang. Tidak ketinggalan panel instrumen sudah LCD yang bisa memberi berbagai informasi penting soal berkendara. Mulai dari speedometer, tripmeter, rata-rata konsumsi bahan bakar, sisa bahan bakar, takometer, suhu mesin. Fungsi peranti elektronik juga dapat dipantau dari panel ini. Harga Honda CRF1000L Africa Twin Adventure Sport Rp 585 juta (OTR Jakarta) dengan transmisi DCT.

7. Viar Vintech

Viar dikenal sebagai brand motor roda tiga yang melebarkan sayap ke kendaraan elektrik. Di GIIAS 2018, mereka menambah produk lain sebagai portofolio untuk pasar retro: ViarVintech.

Motor ini terdiri dari dua pilihan mesin, 200 cc dan 250 cc. Dari sisi tampilan mirip, sama-sama telanjang. Bedanya Vintech 200 dibalut warna hitam secara keseluruhan serta teknologinya masih sederhana. Panel instrumen analog, sistem pencahayaan belum LED, rem belakang masih teromol dan lain-lain.

Sementara fitur Vintech 250 lebih modern. Suspensi depan pakai upside down dan belakang jenis tabung. Panel instrumen sudah full digital. Sistem pencahayaan mengadopsi LED. Tampilannya pun dibuat lebih berwarna lewat penggunaan jok warna coklat dan bodi berkelir merah.

Keduanya belum dijual secara resmi. Viar cuma memberi kisaran harganya Rp 22 juta untuk Fintech 200 dan Rp 29 juta bagi Vintech 250. Bila penasaran soal performa, Anda bisa langsung menjajal di booth test ride GIIAS 2018.

8. Honda Forza 250

Satu-satunya skutik yang meluncur adalah Forza 250. Lawan Yamaha Xmax 250 ini, punya banderol mencapai Rp 70 jutaan. Jauh lebih mahal dari skutik garputala. Meski begitu motor milik pabrikan berlambang sayap bukan tanpa keunggulan.

Forza 250 tampil lebih mewah dibanding Xmax 250 terutama lewat kemunculan aksen krom di sekujur tubuh, termasuk knalpot. Kemudian bodinya yang lebih kompak, harusnya lebih asyik diajak selap-selip di jalan ibu kota. Forza juga memiliki jok lebih rendah dan fitur elektrik windshield.

GIIAS 2018, Lexus Hadirkan Sedan Bermesin Hybrid

GIIAS 2018 Lexus Hadirkan Sedan Bermesin Hybrid

Dalam ajang GIIAS (Gaikindo International Auto Show) 2018 Lexus Hadirkan Sedan Bermesin Hybrid terbaru sekaligus andalan setiap perusahaan mobil.

Di GIIAS 2018 kedatangan mobil keren, yaitu sedan premium The Entirely New Lexus ES. Ternyata mobil seri ketujuh sedan Lexus ES ini menggunakan mesin Hybrid Electric Drive ini hadir pertama kalinya di Asia Tenggara melalui ajang GIIAS 2018.

Sejak mobil yang pertama kali di luncurkan pada 1990 ini, sedan Lexus berhasil mendapatkan penjualan terbaik di dunia. Mobil ini akhirnya masuk ke Indonesia dan mulai dipasarkan pada 2012.

General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja mengungkapkan kehadiran Lexus ES memberikan value baru bagi para pelanggan luxury sedan Lexus.

“Dengan menghadirkan sedan Hybrid Electric Vehicle yang menawarkan ultimate comfort dan penyempurnaan driving performance. Kami yakin Lexus ES ini akan mendapat tanggapan positif dari para luxury sedan enthusiast. Kehadiran The Entirely New Lexus ES ini juga menjadi milestone untuk lebih memperkuat eksistensi Lexus di dunia otomotif dan lifestyle,” ujar Adrian dalam keterangan tertulisnya.

Hadir dengan tampilan baru, Lexus ES menawarkan Full Model Change yang menjadikan ES terlihat lebih modern dan sophisticated. Desainnya lebih berani dengan velg 18″ yang gagah, setir yang terbuat dari kayu Shimamoku, dan tampilan spindle grille vertical yang menciptakan kesan mewah.

Sementara untuk mesinnya, Lexus ES didukung oleh mesin hybrid electric drive dan 4th Gen HV System. Sehingga memberikan kinerja yang optimal, efisien, dan ramah lingkungan dengan emisi gas buang rendah.

Untuk pertama kali di kelasnya, speedometer Lexus ES dilengkapi dengan Head Up Display sehingga dapat diproyeksikan ke kaca depan mobil agar pengemudi dapat lebih fokus berkendara. Fitur ini akan membuat pengemudi lebih efisien untuk melihat speedometer tanpa melihat dashboard di belakang setir.

Soal kenyamanan, Lexus ES dilengkapi dengan ruang kaki yang lega, Electric Reclining Seat pada kursi belakang demi kenyamanan maksimal bagi penumpang. Seat Heater and Cooler, dan dibalut Semi-Aniline leather.

Agar pengemudi dan penumpang makin nyaman, Lexus juga menyematkan 12.3″ Center Screen Display dan 17 Mark Levinson Pure Play Speakers pada Lexus ES. Ruang bagasinya pun dibuat lebih luas hingga mampu menampung dua tas golf di dalamnya

Semua yang dihadirkan oleh Lexus ES, lanjut Adrian, merupakan tranformasi dari prinsip Experience Amazing. Yang mengubah Function into Emotion, Performance into Passion, dan Technology into Imagination. Jadi pengendara Lexus ES akan merasakan emotional attachment dan transformasi excitement berkendara yang unik.

Untuk harga sedan Lexus ES ini di banderol dengan harga yang cukuop fantastis, yaitu mencapai harga Rp 1,15 miliar (OTR Jakarta).