Otonesia

Penyebab Oli Mesin Mobil Cepat Habis Dan Berkurang

Penyebab Oli Mesin Mobil Cepat Habis Dan Berkurang

Penyebab Oli Mesin Mobil Cepat Habis Dan Berkurang – Oli mesin merupakan zat atau komponen yang sangat penting bagi sebuah kendaraan, khususnya mesin.

Pasalnya, selain berfungsi menjaga suhu mesin agar tetap stabil seiring dengan proses gesekan antarkomponen di mesin, oli juga berfungsi melumasi berbagai komponen mesin.

Baca juga: Jenis Aki Motor Yang Bagus Dan Tahan Lama

Namun seringkali oli cepat habis dan berkurang secara tiba-tiba. Padahal anda baru saja menggantinya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Pastilah ada penyebabnya. Penasaran apa saja yang menjadi penyebab oli mesin cepat habis dan berkurang? Yuk simak info selengkapnya di bawah ini :

Seal klep atau katup bocor

Penyebab oli mesin cepat habis dan berkurang yang jarang disadari oleh sebagian besar orang ialah kebocoran pada seal mesin. Letak seal mesin ini berada disela bagian antara sambungan mesin. Komponen ini dapat dijumpai baik pada motor maupun mobil. Seperti komponen mobil atau motor pada umumnya, komponen ini juga memiliki usia. Seiring dengan berjalannya waktu, seal klep ini akan mengeras.

Pengerasan ini akan memicu seal menjadi robek dan terjadilah kecoboran. Kebocoran ini akan mengakibatkan oli cepat habis dan berkurang dalam waktu yang cepat pada saat proses pembakaran mesin mobil sedang berlangsung. Untuk mengetahui hal ini anda bisa memeriksa bagian sambungan penutup mesin yang tampak sealnya, jika pada bagian itu terdapat rembesan sudah bisa dipastikan seal klep mengalami kebocoran. Untuk menggantinya beberapa mobil atau motor harus turun mesin.

Mesin bocor

Kebocoran pada mesin mobil/motor juga bisa menjadi penyebab oli mesin cepat habis dan berkurang. Hal ini dapat disebabkan oleh block packingnya yang kurang pas atau sempurna. Untuk menghindari kebocoran pada mesin, anda bisa mengeceknya secara rutin dengan melihat daya tahan dari block packing dan ring piston. Bagian ini memang tidak mengakibatkan kebocoran, namun membuat oli ikut terbakar. Cara lain yang bisa anda gunakan untuk mengetahui kebocoran pada mesin ialah dengan mengamati bagian mesin itu sendiri. Mesin yang mengalami kebocoran akan mengeluarkan oli dari celah-celahnya.

Ring seher/ boring aus atau ring piston aus/ lengket

Penyebab yang selanjutnya ialah ring seher/boring aus atau ring piston yang aus. Hal ini akan menyebabkan oli pelumas mesin yang berada di cylinder tidak tersapu dengan sempurna oleh ring piston, sehingga menyebabkan oli terbakar pada saat proses pembakaran dan akan membuat oli mesin cepat habis alias berkurang dalam waktu yang singkat.

Urutan pemasangan ring piston yang tidak benar

Pemasangan ring piston yang tidak benar juga dapat mengakibatkan oli mesin berkurang. Pemasangan ring piston yang tidak tepat akan menyebabkan oli tidak tercampur sempurna dan terbakar.

Oli motor yang menguap

Oli berbentuk cairan yang pada dasarnya mudah menguap apabila terkena panas. Oli yang menguap biasanya terjadi pada motor yang seringkali terjebak kemacetan. Suhu pada daerah yang macet terbilang cukup tinggi. Hal inilah yang memicu penguapan pada oli.

Asap putih pada knalpot kendaraan

Asap putih pada knalpot kendaraan merupakan dampak yang ditimbulkan dari seal klep yang bocor, ring piston yang aus, atau kesalahan pemasangan pada ring piston. Ketiga faktor ini menyebabkan oli ikut terbakar yang kemudian memunculkan asap putih pada knalpot.

Tips Mobil Berhenti Saat Berada Di Tanjakan Jalan

Tips Mobil Berhenti Saat Berada Di Jalan Tanjakan

Tips Mobil Berhenti Saat Berada Di Jalan Tanjakan – Bagi para pengemudi yang masih pemula, pastinya akan merasa khawatir jika ingin melewati jalan tanjakan.

Terlebih lagi harus berhenti di tanjakan di karenakan adanya macet atau berbagai macam hal lainnya seperti saat mobil sedang mogok.

Baca juga: HEBAT, MOBIL INI TERNYATA TERBUAT DARI SUSUNAN LEGO

Nah jika mobil sering mogok maka solusi terbaik adalah perbaiki mobil agar tidak gampang mogok, ditanjakan maupun di jalan yang rata apabila mesin mobil sering berhenti secara tiba-tiba tetap saja berbahaya bagi pengemudi dan penumpang.

Mengemudi mobil di tanjakan sebenarnya cukup mudah, tinggal sesuaikan tanjakan yang akan dilalui dengan persneling (gigi/ transmisi mobil), jika jalan menanjak dengan landai makai gigi 3 cukup, jika menanjak cukup panjang dan lebih tajam maka gunakan gigi 1.

Permasalahan kadang-kadang muncul kita kita melewati jalan menanjak yang cukup panjang akan tetapi jalur lalu lintas cukup padat (merayap). Karena sedikit kesalahan kita dalam menghentikan mobil ketika merayap bisa berakibat mundurnya mobil dan menabrak mobil dibelakang kita. Berikut ini adalah cara berhenti ketika ditanjakan macet dan cara berjalan ketika macet sudah berkurang.

1. Berhenti dengan setengah kopling

Cara ini adalah menekan pedal kopling dan menahan pedal gas sampai mobil tidak melaju (berhenti), dan untuk menjalankan mobil cukup lepas pedal kopling sampai mobil berjalan kembali.

Berhenti dengan setengah kopling ini hanya bisa dilakukan untuk durasi yang cukup pendek (tidak lebih dari 5 detik), untuk waktu yang lebih lama bisa menggunakan rem kaki

2. Berhenti dengan menginjak Rem kaki dan kopling,

Saat mobil berjalan dengan gigi 1 dan pengemudi ingin menghentikan laju mobil. Maka biarkan mobil pada gigi 1 kemudian injak pedal kopling untuk merelease gas. Kemudian gunakan rem kaki untuk menahan agar mobil tidak mundur (tahan dengan rem kaki).

Untuk menjalankan kembali mobil cukup mudah dengan melepas injakan pada rem kaki secara perlahan. Dan juga melepas injakan pada kopling secara perlahan sehingga mobil berjalan.

Cara ke dua ini ccocok untuk tanjakan yang tidak curam, untuk tanjakan yang curam maka pecinta otomotif bisa menggunakan rem tangan

3. Berhenti dengan menggunakan rem tangan,

Cara ini cukup praktis yakni saat ingin berhenti pengemudi tinggal menarik tuas rem tangan, kemudian memindahkan gigi ke posisi N (netral). Jika ingin menjalankan kembali mobil maka masukkan transmisi ke gigi 1. Kemudian injak pedal gas sampai mobil sedikit bergetar atau maju kemudian lepas rem tangan pelan-pelan.

Honda Pasang Diskon Untuk Skutik ini

Honda Pasang Diskon Untuk Skutik ini

Honda Pasang Diskon Untuk Skutik ini – Biasanya Honda menjadi salah satu pemilik produk kendaraan roda dua yang sangat di gemari oleh orang banyak.

Salah satu jenis kendaraan roda dua yang paling terkenal dari produk Honda adalah skutik atau lebih di kenal dengan matic.

Baca juga: BEGINI TANDA-TANDA KAMPAS REM HABIS

Namun, dari deretan produk Honda yang dijual di Indonesia, ada salah satu yang bisa dianggap tidak laku dijual. Produk tersebut adalah SH150i. SH150i adalah skutik berstatus completely build up (CBU) dari Vietnam.

Sebelumnya skutik ini dibanderol dengan harga Rp 39,9 juta. Per September ini, website salah satu main diler Honda, Wahana Makmur Sejati terpantau memasang diskon mencapai Rp 3 juta untuk SH150i. Pada informasi tersebut juga tampak tertulis keterangan “run out sales discount”.

Sepanjang 2018, penjualan SH150i memang tidak bisa dibilang bagus. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), dari Januari hingga April, tak ada satupun unit SH150i yang terjual.

Penjalanan baru terjadi pada bulan Mei. Itupun jumlahnya hanya 2 unit. Setelah itu, penjualan SH150i kembali seret. SH150i merupakan variasi skutik 150cc dari AHM yang diluncurkan pada April 2017.

Skutik ini tampil beda dari gaya skutik kebanyakan di dalam negeri, termasuk soal ukuran pelek 16 inci.Model ini punya fitur lampu LED, ABS (Anti-lock Braking System), mesin 150cc dengan 14,6 tk dan torsi 13,9 Nm, eSP plus ACG Starter, ditambah Idling Stop System, power charger, bagasi 7,5 liter, dan Smart Key System.

Direktur Pemasaran PT AHM Thomas Wijaya menjelaskan bahwa SH150i dihadirkan untuk tes pasar. Namun ternyata memang respons yang didapat Honda kurang begitu bagus.

“Pasarnya juga memang tidak terlalu besar. Sehingga hasil penjualannya menjadi tidak begitu banyak,” kata Thomas beberapa waktu lalu.

Komunitas Mobil Sport Arogan

Komunitas Mobil Sport Arogan – Siapa sih yang tak merasa senang dan bangga jika memiliki mobil sport yang mahal dan juga mempunyai kualitas yang bagus.

Tentunya dengan hal tersebut menjadikan para pemilik mobil sport yang sering kali mendapatkan stigma sebagai pengemudi yang arogan.

Baca juga: INI DIA FAKTA BUGATTI DIVO YANG MASIH BANYAK DIKETAHUI

Sebab Komunitas Mobil Sport Arogan, mereka sering memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Bagaimana tidak? Harga mobil yang di miliki pun mencapai ratusan bahkan miliaran rupiah.

Mobil sport memang diciptakan dengan performa mesin yang besar sehingga akan sangat disayangkan jika tidak bisa mengeksplorasi kemampuan dapur pacu mobil sport yang telah dibeli.

Stigma tersebut tidak dibenarkan oleh salah satu komunitas mobil sport yaitu Porsche Club Indonesia. Mereka mengklaim, komunitas ini berorientasikan keluarga.

“Mobil Porsche didesain untuk bisa digunakan bersama keluarga, oleh karena itu kami juga setiap ada event atau gathering maka kami juga mengajak istri dan anak seperti acara ini,” ujar Vice President Porsche Club Indonesia, William Lee yang ditemui bersama keluarga pada perayaan ulang tahun PCI ketujuh.

Selain melakukan kegiatan yang berkaitan dengan hobi otomotif seperti melaju di lintasan balap atau mengadakan event hiburan, PCI juga rutin mengadakan kegiatan amal. Salah satunya ketika perhelatan GIIAS 2018, PCI mengajak anak-anak yatim piatu untuk merasakan sensasi berkendara di dalam mobil Porsche.

Para anggota komunitas Porsche juga memiliki kesempatan untuk mengikuti kursus mengemudi agar mampu mengendalikan mobil kesayangan mereka dengan performa terbaik.

“Kami tidak ingin anggota kami ugal-ugalan di jalanan tanpa memiliki kemampuan mengemudi yang cukup untuk melakukannya,” tambah William.

6 Cara Merawat Mesin Mobil Injeksi

Cara Merawat Mesin Mobil Injeksi – Melakukan perawatan berkala pada kendaraan, sudah menjadi kewajiban bagi anda yang memiliki mobil.

Perawatan dapat anda lakukan sendiri di rumah ataupun dengan membawanya ke bengkel secara rutin. Setaip mobil tentu memiliki perawatan yang bebreda-beda sesuai dengan spesifikasi mobil. Menurut sistem pembakarannya, mobil terbagi menjadi dua jenis. Ada yang menggunakan sistem pembakaran karburator dan ada yang menggunakan sistem pembakaran injeksi. Rata rata mobil baru saat ini menggunakan sistem injeksi.

Baca juga: CIRI MESIN MENGALAMI BOCOR KOMPRESI

Meskipun dirancang dengan konsep perawatannya dan penyetelan yang minim, namun mesin injeksi tetap perlu diperhatikan. Terutama jika anda menggunakan mobil tersebut setiap hari, maka tentu harus dilakukan perawatan dan servis lebih rutin paling tidak 3 bulan sekali. Nah berikut ini cara merawat mesin mobil injeksi yang dapat anda lakukan sendiri di rumah.

1. Membersihkan Throttle Body

Throttle body pada mobil injeksi berfungsi untuk mengatur masuk keluarnya udara ke dalam mesin. Jika Throttle body penuh dengan debu dan kotor akan membuat kerja sensor throttle body akan menurun dan membuat putaran mesin mobil anda menjadi pincang.

2. Bersihkan Bagian Sensor

Setidaknya terdapat sekitar 10 sensor pada mesin injeksi mobil. Mulai dari nosel injektor, suhu air pendingin, idle, sensor pengapian, dan sensor lainnya. Apabila kondisi konektor pada ECU kotor, akan berdampak pada mengganggu kerja sensor-sensor mobil anda.

Oleh karena itu, perlu dilakukan perawatan berupa pembersihan sensor agar mobil anda dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Cara membersikannya pun cukup mudah. Copot konektornya kemudian bersihkan dengan menggunakan contact cleanser. Kemudian kembalikan seperti semula saat anda sudah selesai membersihkannya.

3. Perawatan Nosel Injektor

perawatan pada nosel injektor berfungsi untuk menjaga agar menjaga agar bentuk serta semprotan dari bahan bakar ideal. Jika lubang nosel tersumbat oleh kotoran dan kerak akan menyebabkan semprotan mesin menjadi kacau. Hal ini membuat tarikannya menjadi terhambat.

4. Penyetelan Karbonmonoksida

Penyetelan Karbonmonoksida merupakan salah satu cara yang cukup mudah untuk merawat mobil injeksi anda. Anda dapat melakukannya dengan memakai engine analyzer untuk menentukan ukurannya. Hal ini untuk mengetahui apakah mesin berjalan sesuai atau tidak.

5. Bersihkan Filter Bensin dan Udara

Cara perawatan mesin mobil injeksi selanjutnya adalah dengan membersihkan filter bensin dan udara. Meskipun filter pada mesin injeksi lebih lama jika dibandingkan dengan sistem karburator, namun apabila kondisinya sudah kotor maka perlu anda bersihkan. Setidaknya lakukan pembersihan secara rutin setiap 20.000 km.

6. Perhatikan Kondisi Aki

Usia dan performa dari mesin injeksi sangat berkaitan erat dengan pasokan listrik. Diperlukan kondisi listrik yang stabil agar mobil tetap awet. Tak hanya mengecek kondisi alternator, anda juga harus memperhatikan kondisi aki agar suplai tegangan yang menuju ECU dan sensor dapat berjalan dengan normal dan stabil. Tidak hanya melakukan pemeriksaan volume air aki, akan tetapi pastikan juga kondisi terminal bebas dari kerak dan kotoran yang menempel. Hal ini berfungsi untuk menjaga suplai tegangan agar tidak terhambat.